Dugaan tidak
optimalnya realisasi dana pemeliharaan gedung sekolah melalui Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) mencuat di SDN 01 Sumber Jaya, Kecamatan Gedung Aji Baru, Kabupaten Tulang Bawang.
Pasalnya, kondisi fisik bangunan sekolah tersebut terlihat memprihatinkan. Sejumlah bagian plafon, baik di teras maupun di dalam ruang kelas, tampak rusak parah, mengelupas, bahkan berlubang, sehingga menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan siswa saat kegiatan belajar mengajar berlangsung.
Salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan keheranannya terhadap penggunaan dana pemeliharaan yang setiap tahun dikucurkan, namun tidak terlihat adanya perbaikan signifikan.
“Saya heran bagaimana pihak sekolah menggunakan dana pemeliharaan itu. Setiap tahun tidak ada perubahan, apalagi kondisi plafon semakin memprihatinkan,” ujarnya, Senin (13/4).
Ia juga menyoroti potensi bahaya yang mengintai para siswa akibat kondisi bangunan yang tidak layak.
“Kami khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat proses belajar mengajar. Plafon di dalam kelas banyak yang bolong, mengelupas karena bocor dan faktor usia,” tambahnya.
Masyarakat berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang segera turun tangan untuk melakukan pengecekan langsung ke lokasi, sekaligus mengevaluasi penggunaan dana BOS di sekolah tersebut.
“Kami berharap dinas terkait bisa turun langsung agar melihat kondisi sebenarnya di lapangan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala SDN 01 Sumber Jaya, Poniman, hingga saat ini belum dapat dimintai keterangan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, yang bersangkutan kerap tidak berada di tempat saat hendak dikonfirmasi.
Hingga berita ini diterbitkan, masyarakat mendesak Dinas Pendidikan dan Inspektorat Kabupaten Tulang Bawang untuk segera menindaklanjuti laporan ini, guna memastikan transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana BOS, serta menjamin keselamatan dan kenyamanan siswa dalam proses belajar mengajar.
Media ini Membuka Ruang klarifikasi tentang pemberita tersebut (Tono/Tim)
Social Header